Inilah Biaya Balik Nama Mobil dan Persyaratan Yang Harus Kamu Siapkan

Keadaan moda transportasi umum yang belum memadai, membikin tak sedikit kalangan memutuskan untuk mempunyai mobil sendiri. Pasti bakal lebih enjoy berkendara dengan mobil sendiri untuk beraktivitas sehari-hati, terutama bagi yang telah punya momongan.

Beberapa kalangan pun mulai melirik beberapa tipe mobil, mulai dari mobil baru sampai mobil bekas. Membeli mobil bekas tak lagi persoalan, asalkan bisa  berkendara dengan enjoy bersama keluarga. Tetapi, ada beberapa faktor yang mesti kalian perhatikan saat membeli mobil bekas.

Persoalan harga, kondisi mobil, dan keharusan bayar bea untuk balik nama. Apabila telah berpindah tangan, maka harus ada balik nama untuk kepemilikan mobil tersebut. Kira-kira, berapa nominal yang harus dibayarkan untuk mengurus anggaran balik nama mobil bekas? Dikutip dari Swara Tunaiku, berikut jawabannya:

Bagaimana menghitung bea balik nama kendaraan bermotor?

Tidak sedikit yang enggan untuk mengurus bea balik nama sebab khawatir setingginya biaya. Padahal nih, apabila kalian mau mengurusnya, maka bakal lebih terjangkau anggaran untuk pajak kendaraan bermotor.

Saat dihitung-hitung lagi, anggaran bea balik nama ini tidaklah sehoror yang dibayangkan. Penyebabnya merupakan kualitasnya jauh lebih kecil dari harga beli kendaraan yang kalian beli.

Supaya lebih mudah menghitung perdiksi anggaran bea balik nama, pertimbangkan komponen di bawah ini:

Sumbangan Harus Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ)
Nominal untuk SWDKLLJ ini telah ditentukan oleh pemerintah. Umumnya, kalian butuh bayar sekualitas Rp 143 ribu untuk mobil penumpang non-angkutan.

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)
BBN-KB harus dibayarkan ketika kalian membeli kendaraan baru sampai bekas. Besarnya anggaran pasti tak sama-beda, menyesuaikan kebijakan tiap daerah. Tidak hanya itu, tarif BBN kendaraan bekas dan baru juga bakal tak sama.

Sebagai contoh, apabila kalian membeli kendaraan baru (BBN1) di wilayah Jakarta, maka tarifnya sebesar 10 persen dari kualitas kendaraan. Tak sama dengan kendaraan bekas (BBN2), kalian butuh bayar 1 persen dari kualitas kendaraan.

Sehingga, saat membeli mobil bekas dengan harga Rp 150 juta, maka kalian harus bayar BBN2 sebesar 1 persen x Rp 150 juta yaitu Rp 1,5 juta. Tetapi, ketidak sedikitan tersedia program penggratisan BBN dengan batas waktu tertentu pada sebuahdaerah. Bisa juga nih dikegunaaankan!

Biaya Penerbitan STNK, TNKB, BPKB, dan surat Mutasi
Apabila ingin mengurus anggaran yang telah disebutkan di atas, maka kalian butuh memerhatikan kebijakan yang ada. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 Mengenai Tipe dan Tarif PNBP Polri, inilah nominal yang butuh kalian bayarkan. :
  • Biaya Penerbitan STNK: Rp 200.000
  • Biaya Penerbitan TNKB: Rp 100.000
  • Biaya Penerbitan BPKB: Rp 375.000
  • Biaya Penerbitan surat Mutasi: Rp 250.000

Gambaran penghitungan anggaran balik nama untuk kendaraan roda empat

Berdasarkan dengan komponen anggaran yang ada, inilah total anggaran yang harus kalian bayarkan.

BBN-KB:                                     Rp 1.500.000
SWDKLLJ:                                  Rp    143.000
Biaya Penerbitan STNK:             Rp     200.000
Biaya Penerbitan TNKB:            Rp     100.000
Biaya Penerbitan BPKB:             Rp    375.000
Biaya Penerbitan surat Mutasi:    Rp     250.000
Total:                                            Rp 2.568.000

Khusus untuk kendaraan yang mempunyai tunggakan pajak dan denda, total ini bukanlah nominal final. Sebab pastinya  kalian juga harus bayar tunggakan pajak dan denda ini bukan?

Selanjutnya
Langkah-langkah mengurus bea balik nama kendaraan

Supaya tak bimbang untuk mengurus bea balik nama kendaraan, yuk simak syarat dan langkah-langkahnya dikutip dari laman Facebook resmi Divisi Humas Polri berikut ini!

Berikut ini syarat yang butuh disiapkan:
- Kuitansi jual beli kendaraan bermaterai Rp 6000,-
- STNK orisinil dan gambarkopi
- Cek fisik kendaraan
- KTP pembeli (gambarkopi KTP pemilik kendaraan saat ini)
-  BPKB Orisinil dan gambarkopi

Langkah-langkah mengurus bea balik nama kendaraan:
- Kalian butuh meperbuat pengisian formulir balik nama yang telah disiapkan di loket pendaftaran balik nama.
- Jangan lupa lampirkan syarat-syarat yang telah ditentukan.
- Apabila telah lengkap, lalu kalian bisa menyerahkannya ke loket pendaftaran balik nama.
- Petugas bakal memberbagi tanda terima, bukti apabila berkasmu tengah diproses.
- Selanjutnya, petugas bakal terbuktigil nama dan nomor polisi kendaraanmu. Lalu, kalian bakal diminta untuk meperbuat pembayaran administrasi. Apabila nyatanya tetap ada tanggungan pajak, kalian juga harus membayarnya tidak hanya anggaran administrasi.

Pembayaran telah berakhir diperbuat dan petugas bakal memberi tanda terima yang telah dicap lunas untuk anggaran administrasi. Sebelum meninggalkan loket, coba tanyakan kira-kira kapan kalian bisa mengambil STNK yang baru ya.

Jauh dari sistem birokrasi yang rumit, tak disangka-sangka mengurus bea balik nama nyatanya lumayan mudah untuk diperbuat. Jadi, tak butuh khawatir bakal ribet untuk mengurusnya. Selamat mencoba!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel